Kisah hidup Sunan Gresik

Uncategorized

Maulana Malik Ibrahim dikenal oleh masyarakat luas sebagai Sunan pertama yang menyebarkan Islam di Jawa.

Sejauh ini asal mereka tidak jelas. Banyak yang menduga bahwa dia berasal dari Afrika Utara. Ada juga yang meragukan bahwa Sunan Rasulullah adalah keturunan SA.

Dimulai dengan penyebaran ajaran Islam, Maulana Malik Ibrahim datang ke daerah yang sebelumnya dikenal sebagai Sembolo.

Daerah ini terletak di utara kota Graysic, yang saat ini dinamai Darren Leron. Penyebaran Islam dimulai dengan pembangunan sebuah masjid di desa Pasusian Myanmar.

Dalam proses penyebaran ajaran Islam, Sunan menggunakan metode awal mendekati masyarakat sekitar. Mereka menggunakan ucapan lembut dan perilaku untuk mengajarkan Islam.

Tetapi selain menyebarkan ajaran Islam, mereka tidak bertentangan atau menyangkal kepercayaan dan agama mereka.

Salon dimulai dengan menunjukkan kebaikan dan keindahan Islam kepada masyarakat sekitarnya.

Melalui pendekatan sosial yang dilakukan oleh Maulana Malik Ibrahim, masyarakat sekitar mulai menerima Islam. Dia kemudian menerapkan cara menyebarkan Islam melalui perdagangan.

Sunan berdagang di daerah pelabuhan. Ini membuatnya sangat mudah baginya untuk menyebarkan ajaran Islam ke masyarakat luas.

Ini karena dia bertemu banyak orang saat bepergian sambil berbisnis.

Dengan penyebaran Islam melalui perdagangan, semakin banyak orang mulai berpindah agama.

Sunan juga dapat menyebarkan Islam ke lingkaran kerajaan melalui insiden ini. Alhasil, ia menjadi sosok yang disegani dari masyarakat sekitar.

Setelah di Kota Gresik, ketika ini sudah cukup, Sunan mulai berkembang ke Majapahit, ibukota Toulon.

Raja Majapahit, yang tidak menerima Islam pada saat itu, disambut dengan hangat. Raja Majapahit memberi Sunan sebidang tanah di Gapur yang kemudian digunakan sebagai pesentren.

Konstruksi pesantren digunakan sebagai tempat untuk menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat sekitar.

Sejarah Sunan Gresik

Dalam proses penyebaran ajaran Islam, yang dilakukan oleh Maulana Malik Ibrahim, memberikan beberapa peninggalan sejarah.

Masjid-Pasucian-Gresik

Sejauh ini, peninggalan ini masih ada dan dikunjungi oleh banyak wisatawan dari berbagai daerah. Berikut ini adalah penjelasan tentang peninggalan bersejarah Maulana Malik Ibrahim.

1. Peninggalan Masjid Pasuciana

Peninggalan pertama adalah masjid Pasucian. Masjid ini diklasifikasikan sebagai masjid tertua di desa Leran di kota Gresik.

Masjid ini didirikan pada masa Kerajaan Majapahit. Jadi jangan heran jika masjid ini tergolong sangat tua.

Menurut kabar yang beredar saat itu nama Masjid Pasucian dimaksudkan untuk membuat orang yang awalnya beragama Budha Hindu menjadi Muslim.

Di sekitar masjid ini juga ada banyak peninggalan berupa batu arsenik.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*