Mengapa Beton Diperkuat Dengan Baja

Uncategorized

Kebanyakan struktur beton dibangun dengan elemen baja. Dalam hampir semua kasus, tidak mungkin melihat baja karena berada di dalam beton. Struktur beton yang dibangun tanpa tulangan baja tidak akan bertahan lama di bawah gaya yang akan bekerja padanya selama masa pakainya.

Mengapa Beton Diperkuat Dengan Baja

Komposisi Beton

Dalam keadaan normal, beton biasanya terdiri dari bahan-bahan seperti pasir, batu pecah atau kerikil, yang biasa disebut agregat, dan semen untuk mengikat mereka bersama-sama. Air kemudian ditambahkan untuk membuat campuran agar lumer pada saat dibentuk. Agar beton dibentuk dengan benar, beton harus dalam kondisi lumer selama pencampuran. Campuran tersebut kemudian ditempatkan dalam bentuk tergantung pada bentuk yang diinginkan. Bentuk-bentuk ini dapat dibuat dari kayu atau triplek. Di dalam bentuk, tulangan baja dapat diletakkan tergantung pada kekuatan yang dibutuhkan. Bahan penyemenan nantinya akan mengeras agar beton terlihat seperti batu alam. Bahan penyemenan adalah bubuk halus yang diproduksi oleh perusahaan semen. Karena reaksi kimia dengan air, semen kemudian mengeras. Massa mulai mengeras dalam waktu sekitar 45 menit, dan setelah itu terus mengeras tanpa batas.

Tulangan Baja

Balok beton yang diperkuat dengan baja dapat dianggap sebagai balok dua bahan. Untuk memahami bagaimana kedua bahan akan berperilaku di bawah tekanan atau tegangan, perlu untuk mengubah balok komposit menjadi balok setara dari satu bahan. Penting untuk diketahui bahwa kekuatan beton jauh lebih besar dalam kompresi daripada dalam ketegangan. Ia kuat dalam menahan gaya tekan (yang cenderung menghancurkannya) tetapi lemah dalam menahan gaya tarik (yang cenderung menariknya terpisah).

Oleh karena itu beton adalah bahan terbaik untuk digunakan untuk anggota yang mengalami gaya tekan seperti tiang dan ring bawah. Ketika slab atau balok dibuat yaitu dengan memanfaatkan alat yang bernama Rental Bar Bender dan Bar Cutter, ia menekuk atau membelokkan, sehingga memiliki satu permukaan cembung dan satu permukaan cekung. Untuk balok yang didukung di kedua ujungnya seperti pelat lantai, permukaan atas akan menjadi sisi cekung sedangkan permukaan bawah akan menjadi sisi cembung. Dalam berkas apa pun, materi pada sisi cembung akan direntangkan karena itu dalam tegangan sedangkan materi pada sisi cekung akan dipersingkat dan karenanya dalam kompresi. Gaya tekan akan bekerja pada sisi cekung dari pelat beton sedangkan gaya tarik akan bekerja pada sisi cembung. Oleh karena itu balok beton persegi panjang akan gagal dari tekanan tarik pada sisi cembung.

Balok bisa sangat diperkuat dengan menanamkan batang baja di sisi cembung. Karena beton mencengkeram baja dengan kuat, tidak akan ada luncuran batangan baja sehubungan dengan beton selama pembengkokan. Dalam prakteknya, luas penampang palang baja biasanya sedemikian sehingga kekuatan tarik beton pada sisi cembung diatasi sebelum pelepasan baja dimulai, dan pada beban yang lebih besar, baja saja secara praktis mengambil semua tegangan. Oleh karena itu dalam menetapkan tegangan lentur pada balok beton bertulang, diasumsikan bahwa semua tegangan diambil oleh baja dan semua kompresi oleh beton.

Untuk membuat beton menahan gaya yang akan bekerja padanya, baja tertanam di dalamnya untuk tujuan menahan gaya tarik. Beton bertulang adalah kombinasi beton dan baja. Baja diatur sedemikian rupa sehingga kedua bahan tersebut bekerja bersama sebagai satu kesatuan untuk mengangkut muatan. Untuk melindungi baja dari kerusakan oleh api, tulangan dalam balok dan kolom tidak boleh ditempatkan lebih dekat dengan permukaan yang terbuka. Dianjurkan untuk meninggalkan jarak sekitar 1,5 inci atau sekitar 4 cm. Spesifikasi ini memperbaiki batas bawah untuk kedalaman beton di bawah tulangan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*